Air mata Fitriyani (32) pecah saat melihat calon wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat di Jalan Datok Tonggara I RT 11/11, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (11/4/2017).
Matanya pun nampak merah. Tangannya berulang kali mengusap air mata yang keluar menggubakan kerudung. Fitriyani pun terlihat bingung karena terharu melihat Djarot. Dia baru memberanikan bersalaman dengan Djarot saat situasi sambutan mulai reda.
"Bapak pasti menang," teriak Fitriyani kepada Djarot di Jalan Datok Tonggara I RT 11/11, Kramatjati, Jakarta Timur, Selasa.
Saat ditemui, Fitriyani mengaku menangis karena terharu melihat Djarot. Dia baru pertama kali bertemu dengan mantan Wali Kota Blitar tersebut.
Warga asli Kampung Hek ini mengatakan mendukung Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot karena berpengaruh besar pada hidupnya dan lingkungan rumahnya.
"Dulu banjir se leher (dewasa), malah sampai nutupin rumah pas 2012. Setelah Ahok-Djarot (memimpin), enggak pernah banjir lagi sampai sekarang," kata Fitriyani.
baca juga: Heboh ! Zakir Naik Beberkan Persamaan Agama Kristen dan Islam di Bekasi
Calon wakil gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua, Djarot Saiful Hidayat menyatakan telah memberikan pelayanan yang terbaik ke warga selama dirinya dan cagub pasangannya, Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama menjabat.
Menurut Djarot, banyak warga yang puas dengan kinerja tersebut. Karena itu, Djarot menilai warga yang merasa puas dengan kinerjanya dan Ahok sudah seharusnya memilih mereka kembali pada hari pemungutan suara pada 19 April mendatang.
"Kalau puas dengan pelayananya, kenapa harus ganti pelayan yang baru," kata Djarot.
Ia melontarkan hal itu saat menghadiri deklarasi dukungan dari relawan Agus-Sylvi dapil 10 wilayah Jakarta Barat kepada pasangan Ahok-Djarot di Jalan Kemanggisan Pulo 1, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (10/4/2017).
Menurut Djarot, kepuasan warga terhadapnya dan Ahok mencakup di beberapa bidang, dari mulai pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga transportasi.
Karena itu, kepada relawan Agus-Sylvi, Djarot berharap agar mereka dapat meyakinkan warga untuk dapat memilih Ahok-Djarot pada 19 April mendatang.
baca juga: Panitia Panik ! Penonton Bergemuruh ! Ini Kronologi Debat Sengit Zakir Naik Dengan Bapak Yang Tidak Percaya Pastur
"Jadi tinggal sekarang menyampaikan itu kepada warga supaya yang puas itu tetap," ujar Djarot.
Sementara itu, Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) merilis survei terbaru jelang putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.
Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menjelaskan elektabilitas pasangan calon gubernur-wakil gubernur nomor pemilihan tiga DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengungguli elektabilitas Ahok-Djarot.
"Ketika kami tanyakan kepada responden, pasangan mana yang akan Anda pilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nanti? Ternyata 49,8 persen responden memilih Anies-Sandi," kata Rico, dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, elektabilitas Ahok-Djarot sebesar 43,5 persen. Sisanya, sekitar 6,7 persen belum menentukan pilihan.
Menurut Rico, elektabilitas ini tak sebanding lurus dengan tingkat kepuasan warga. Dari survei ini, tingkat kepuasan warga terhadap kinerja Ahok-Djarot sebesar 65,6 persen.
"Tingginya kompetensi Ahok-Djarot dibandingkan Anies-Sandi di mata pemilih, tidak lantas berbanding lurus dengan tingkat elektabilitasnya," kata Rico.
Survei ini dilakukan pada tanggal 1-6 April 2017, terhadap 1.200 responden warga DKI Jakarta yang memiliki hak pilih.
Dengan margin of error sebesar +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel dipilih secara random dengan teknik Multistage Random Sampling dan proporsional atas Kotamadya dan gender.
Sumber: Kompas.com
baca juga: Mengecoh Zakir Naik ! Femi Puas Ajukan Pertanyaan "Jalan Yang Lurus" Pada Injil dan Alquran