Nikki Haley (dubes Amerika Serikat untuk PBB) mengatakan negaranya tidak akan diam saja ketika senjata kimia yang digunakan rezim Suriah.
Namun, Sekutu Suriah, Rusia menuduh AS mendorong "teroris" dengan tindakan sepihak nya. Atas serangan tersebut, Moskow berjanji untuk memperkuat pertahanan anti-pesawat terbang sekutunya, Suriah.
Dengan serangan dari kapal militer Amerika tersebut, sedikitnya enam orang dilaporkan telah tewas dalam serangan rudal AS pada Jumat pagi. Para pejabat AS mengatakan pangkalan itu digunakan untuk meluncurkan serangan senjata kimia yang menewaskan puluhan warga sipil pada hari Selasa.
Menurut otoritas kesehatan oposisi-run Idlib ini, 89 orang, termasuk 33 anak-anak dan 18 wanita, tewas dalam serangan kimia yang dilakukan pemirintah Suriah dan Russia.
Ms Haley mengatakan sidang darurat Dewan Keamanan PBB, bahwa Amerika telah bertindak untuk memastikan Presiden Suriah Bashar al-Assad Presiden untuk tidak menggunakan senjata kimia lagi.
baca jugaTrump Dukung Suriah! Serangan AS ratakan Pangkalan Udara Rezim Suriah
"Kami siap untuk melakukan lebih dari serangan peringatan tersebut, tapi kami berharap bahwa ha itu tidak diperlukan," katanya.
"Ini adalah kepentingan keamanan nasional penting untuk mencegah penyebaran dan penggunaan senjata kimia."
Dia menyalahkan Iran dan Rusia untuk berdiri oleh pemerintah Suriah ketika melakukan kejahatan. "Penguatan Assad hanya akan menyebabkan lebih banyak pembunuhan," katanya.
Wakil Duta Besar Rusia untuk PBB, Vladimir Safronkov, menggambarkan serangan AS sebagai "tindakan sepihak".
"Ketika Anda mengambil jalan Anda sendiri, ini menyebabkan tragedi mengerikan di kawasan itu," katanya kepada Amerika.
Duta UK Matthew Rycroft mengatakan serangan itu "respon proporsional dengan tindakan tak terkatakan".
Dua kapal perusak Angkatan Laut AS di Laut Mediterania menembakkan 59 rudal jelajah Tomahawk di Shayrat lapangan udara di provinsi Homs barat pada sekitar 04:40 waktu Suriah (01:40 GMT).
target yang dituju antara lain; pesawat, tempat penampungan pesawat, area penyimpanan, bunker pasokan amunisi dan sistem pertahanan udara di fasilitas yang dikuasai pemerintah Suriah, menurut Pentagon.
Sumber-sumber intelijen AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada media yang mereka percaya personel Rusia berada di Shayrat ketika Sarin, agen saraf, yang dimuat ke pesawat jet Suriah tetapi mereka belum menetapkan apakah Rusia tahu itu terjadi.
Berikut rilisan video peluncuran Tomhawk oleh Amerika:
