Amerika Serikat melancarkan serangan ke pangkalan udara Suriah dengan menembakkan 59 rudal Tomhawk. Serangan tersebut atas perintah Presiden Donald Trump, merupakan respons atas serangan kimia di Suriah.
Serangan rudal AS itu dilakukan pada Kamis (6/4) malam waktu AS, atau Jumat (7/4/) dini hari, sekitar pukul 03.45 waktu setempat. Sunyinya malam seketika berubah bagaikan serangan di siang hari.
Melalui sebuah stasiun TV Suriah seperti dilansir BBC.com, Jumat (7/4/2017). Serangan tersebut berhasil diabadikan dengan rekaman video.
Berikut video yang dirilis amerika serikat
Rekaman itu diambil dari jarak yang cukup jauh dari lokasi yang diserang yaitu di pangkalan udara Shayrat, 240 km di bagian selatan Aleppo. Tampak kilatan-kilatan cahaya dari kejauhan memperlihatkan serangan rudal AS tersebut.
Selain itu, suara-suara rudal yang menghantam pangkalan udara itu terdengar mirip seperti pesta kembang api. Langit yang saat itu gelap pun bagaikan dihiasi kembang api.
Padahal kilatan cahaya itu berasal dari rudal-rudal Tomahawk yang ditembakkan dari dua kapal perang AS, USS Porter dan USS Ross, yang siaga di perairan Laut Mediterania. Rudal-rudal itu ditembakkan secara terarah pada pesawat tempur, landasan udara dan pusat pengisian bahan bakar di pangkalan Suriah tersebut.
baca juga: Menyesal ! Ahok Mengaku Tiap Hari Melihat Rekaman Pulau Seribu
Trump, saat ia mengakui, dia sekarang bertanggung jawab atas situasi di Suriah. Atas dukungan pemerintahan sebelmnya, Obama tidak mengambil langkah yang tepat atas konflik di suriah dan malah mendukung pemerintahan rezim suriah.